gegara istri selingkuh suami robohkan rumahnya sendiri

sumber: tvOne

Campunknews.blogspot.com

Sebuah buldozer didatangkan didesa prengkol Kauman ponorogo.orang yg mengintruksikan sang pemilik bangunan bernama"Hendrik"ia pun mengintruksikan operator buldozer tersebut dari negri gingseng/Korea.

Tak mudah operator buldozer untuk menghancurkan bangunan tersebut.sebab "Hendrik"menggunakan bahan bangunan yg terbaik.demi untuk menciptakan istana yg nyaman untuk istri dan ke2 anaknya.
Lima tahun sudah Hendrik bekerja dinegri gingseng /Korea,ia pun selalu mengirimkan uang kepada anak istri untuk kebutuhan hidup sehari-hari dan untuk biaya pembangunan rumahnya.

Menurut pengakuan "sutono"kepala desa tersebut, kejadian ini bermula karena istri "Hendrik"tersebut telah selingkuh baru² ini semenjak ditinggal bekerja di korea oleh sang suami.karena tak ada titik temu dari keretakan bahtera rumah tangga mereka.rencananya rumah itu akan diberikan kepada kedua anaknya,namun dari pihak "Hendrik"tidak setuju.hendrik pun memberikan dua pilihan kepada istrinya,agar ia membeli separuh harga dari total biaya pembangunan rumah tersebut,

Namun sang istri tk mempunyai kemampuan untuk membayarnya,dan pilihan yg kedua ia harus membayar tanah nya saja,mungkin lagi-lagi sang istri tk sangggup untuk membayar nya mereka pun sepakat untuk merobohkan bangunan tersebut.lalu Hendrik mendatangkan operator buldozer tersebut untuk merobohkan bangunaanya tersebut,dan disaksikan oleh warga setempat.

Sangat disayangkan jeripayah Hendrik bertahun-tahun menjad TKI dinegri gingseng berharir dengan buldozer.tk sedikit biaya pembangunan rumah tersebut sekitar RP 500 juta tutur salah seorang warga setempat,kini istri nya telah menikah lagi dengan selingkuhannya.setelah diceraikan oleh suaminya.

Dari berita tersebut dapat kita ambil hikmahnya.hargai lh dari perjuangan istri atau pun suami,mereka bekerja keras dinegri orang hanya untuk merubah perekonomian keluarga,mereka berjuang bertaruh nyawa,yg TK mengenal lelah.jangan karena ego anak menjadi korban.





Posting Komentar

0 Komentar