Campunknews.blogspot.com
Dibalik keindahan dan kekaya'an alam di Caringin Garut! masih ada keluarga yg TK layak tinggal di gubuk kebun,mereka ada lh kakek damu(74) dan Mak edah(47) cucunya Opik masih duduk dikelas 4 sekolah dasar Indralaya Caringin Garut,opik sosok bocah pejuang,bocah yg mempunyai beban berat dipundaknya.
Dalam kesehariannya opik bekerja serabutan,demi untuk membeli beras dan kebutuhan sekolahnya.ia rela menjadi kuli pikul kayu milik warga,bahkan ia dipercaya untuk memikul kayu hasil potongan milik warga untuk dipinggirkan dijalan raya.dengan panjang 2meter berat sekitar 15 kg ia pun relakan pundaknya untuk memikul beban tanpa pernah mengeluh.
Ia pun sudah tk pernah meraskan kasih sayang dari orang tua nya, semenjak usia 13bulan,ia ditinggal kan kedua orang tuanya,ibu nya entah kemana dan ayah nya pun sudah menikah lagi dengan wanita lain.sejak itu lh dia dirawat kakek dan nenek nya Mak edah dan Kakek damu,
Kakek Danu mengalami sakit minim pengelihatan dan sering kali tubuhnya diserang sakit dingin,Mak edah pun mengalami sakit rematik terkadang ia pun tk bisa berjalan,hanya lh obat ramuan dari tumbuhan hutan yg untuk mengobati penyakit meraka,mau berobat saja tk mampu karena uang bantuan pemerintah tk mencupi untuk kebutuhan sehari-hari.
jika Opik libur sekolah ia bisa memikul 13 batang perhari,kalau disaat pulang sekolah ia hanya bisa memikul 5-6 batang saja,rasa haus, lelah, penat sesekali ia pun jatuh kan kayu di pundak nya tersebut hanya untuk menghilangkan rasa semua itu,terkadang kaki kecil tk ber
alas pun menginjak tajam nya batu² dijalan yg ia lalui.
Jika mereka tk punya beras ubi pun jadi untuk dijadikan pengganjal perut sehari-hari,terkadang "Mak edah" pun meminjam uang ketetangga untuk dibelikan beras.sungguh berat beban yg ditanggung oleh bocah seusia "Opik",seharusnya ia menikmati masa-masa yg indah masa masa bermain dan bermanja dengan orang tuanya,namun semua itu hanya lh mimpi bagi"Opik",jika kelak kakek dan nenek nya dipanggil oleh yg kuasa, bagai mana nasib si bocah pejuang ini, kemanakah ia harus bersandar dan tanggung jawab siapa kah beban hidup "opik"sibocah pejuang ini!
Ini lh contoh dari korban orang tua TK bertanggung jawab, orang tua yg menuruti ego nya masing-masing tanpa pernah memikirkan nasib dan masa depan anaknya.
0 Komentar